Sewa Mobil Dieng

Sewa Mobil Dieng

Sewa mobil di kawasan wisata Dieng. Melayani penjemputan antarar kota. Calya Wisata : 0852-0009-6334
Sewa Motor Dieng

Sewa Motor Dieng

Jasa sewa motor murah Dieng. Solusi untuk menjelajahi kawasan wisata Dieng. Calya Wisata : 0852-0009-6334
Sewa Tenda Camping Dieng

Sewa Tenda Camping Dieng

Mau camping? Kami melayani sewa tenda dan perlengkapan camping lain di Dieng. Calya Wisata : 0852-0009-6334

Monday, September 19, 2016

Lokasi Camping Di Dieng Yang Paling Diminati Wisatawan

Bukan hanya karena alasan biaya atau untuk menghemat anggaran. Wisatawan yang lebih memilih camping dibanding tinggal di homestay, hotel, maupun penginapan-penginapan lain, tentu saja memiliki alasan tersendiri.

Hal tersebut berlaku di kawasan wisata manapun, terutama daerah wisata yang berbasis wisata alam. Dieng merupakan destinasi wisata alam yang sangat populer dan tergolong destinasi wisata alam favorit di Indonesia. Memilih camping di Dieng memang banyak dilakukan oleh wisatawan. Dan tentu bukan hanya faktor biaya saja, tetapi lebih pada kepuasan dan sensasi yang bisa diraih oleh pengunjung.

Banyak faktor yang membuat wisatawan memilih camping di Dieng. Sebagian orang memang mempertimbangkan faktor biaya. Namun, tidak sedikit juga wisatawan eksekutif yang ingin merasakan sensasi camping di Dieng. Tuntutan akan fasilitas dan kualitas pelayanan selama camping untuk memberikan kemudahan bagi pengunjung justru membutuhkan biaya tinggi. Bahkan tidak jarang wisatawan yang rela mengeluarkan biaya lebih dibanding menginap di homestay atau hotel sekalipun.

Lokasi Camping Di Dieng

Sensasi Camping Di Dieng


Camping memang menawarkan sensasi tersendiri, terlebih lagi di daerah pegunungan. Dieng Plateau merupakan salah satu destinasi yang sangat diminati oleh para penggemar camping. Dingginnya udara pegunungan yang membalut sekujur tubuh, seakan terasa menusuk tulang. Terlebih lagi hembusan angin malam yang disertai terpaan kabut di pegunungan, sungguh merupakan suasana yang tak terbeli di daerah manapun.

Ya, udara dingin yang begitu ekstrim di Dieng, terkadang mampu mencapai 0° C, membuat sekujur tubuh terasa seperti membeku. Tak perlu jauh-jauh pergi ke Eropa, di Dieng Anda akan merasakan sensasi yang setara dengan musim dingin di benua tersebut.

Tentu saja dengan suhu yang sangat ekstrim, tidak dianjurkan bagi orang yang beresiko tinggi terserang hipothermia untuk camping di Dieng. Penasaran bagaimana merasakan sensasi yang luar bisa tersebut? Tak perlu menunda lebih lama lagi, segera agendakan liburan camping ke Dieng.

Dimana Mencari Lokasi Camping di Dieng?


Pada dasarnya banyak sekali lokasi yang bisa digunakan untuk camping. Namun, seiring dengan penataan kawasan wisata tersebut, serta untuk memulihkan lingkungan dan ekosistem Dieng, telah ditentukan beberapa lokasi yang bisa digunakan untuk camping. Di bawah ini beberapa lokasi camping yang paling diminati oleh wisatawan.

  • Gunung Prau
    Gunung Prau merupakan lokasi favorit untuk camping. Disamping area camping yang luas, juga membutuhkan energi tinggi dan waktu cukup lama untuk mencapai puncak. Oleh karena itu, agar stamina lebih segar saat berbutu sunrise dan mengeksplorasi area puncak, para pendaki lebih memilih camping di puncak gunung dari pada menginap di homestay yang banyak tersedia di area basecamp. Selain itu, dengan mengadakan camping di puncak gunung, fleksibilitas waktu akan lebih tinggi. Jika cuaca malam hari cerah, para pendaki bisa mengambil foto-foto milkyway yang sangat indah.
  • Sikunir
    Sikunir merupakan pilihan kedua bagi wisatawan yang menggemari camping. Meskipun merupakan objek wisata yang paling populer, namun karena jarak tempuh dari basecamp relatif dekat dan ringan, wisatawan lebih memilih untuk menginap di homestay-homestay. Oleh karena itu, jumlah wisatawan yang camping di Sikunir masih tidak sebanyak di Gunung Prau. Namun, bagi wisatawan yang menginginkan camping dan tidak mau repot-repot mendaki gunung, Sikunir adalah pilihan yang paling direkomendasikan. Lokasi camping Sikunir ada di area basecamp, di sekeliling Telaga Cebong. Fasilitas yang tersedia di basecamp juga sudah sangat memadai, mulai dari tempat parkir kendaraan, musholla, toilet, hingga warung makan. Sehingga semua kebutuhan wisatawan selama camping bisa ditemukan dengan mudah. Tak mengherankan jika Sikunir menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin mengadakan camping tetapi tidak mau mendaki gunung.
  • Bukit Sidengkeng
    Bukit Sidengkeng merupakan zona konservasi di sekitar Telaga Warna. Berada di kawasan Wanawisata Petak Sembilan, di bawah pengelolaan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Pemandangan Telaga Warna yang tampak memukau dari ketinggian, membuat Bukit Sidengkeng kerap dijadikan sebagai lokasi camping. Selain itu, akses yang relatif mudah, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit berjalan kaki, membuat Bukit Sidengkeng menjadi salah satu lokasi camping yang diminati oleh wisatawan.
  • Bukit Pangonan
    Bukit Pangonan merupakan spot menarik untuk menikmati sunset di Dieng. Selain itu, Pangonan juga menawarkan pemandangan padang savanna yang luar biasa di lembah Semurup. Hanya membutuhkan waktu kurang lebih 1 (satu) jam mendaki dari basecamp. Disamping lokasi camping tersebut di atas, banyak juga wisatawan yang memilih camping di Bukit Pangonan.

Sewa Perlengkapan Camping Dieng


Bagi wisatawan yang tidak mau repot-repot membawa perlengkapan camping dari rumah, bisa dengan menyewa di Dieng. Perlengkapan camping memang sangat banyak, sehingga terlalu merepotkan apabila membawa semua perlengkapan dari rumah. Oleh karena itu, keberadaan jasa penyewaan perlengkapan camping di Dieng merupakan salah satu solusi agar perjalanan Anda terasa lebih ringan dan mudah. Untuk penyewaan perlengkapan camping, lihat Jasa Sewa Perlengkapan Camping Dieng, atau hubungi kami di 0852-0009-6334.

Thursday, September 15, 2016

Review Kawasan Wisata Dieng

Dieng merupakan kawasan vulkanik aktif, masuk dalam dua wilayah administrasi, yaitu Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara. Bisa dikatakan kawasan Dieng merupakan pegunungan raksasa, dengan topografi berupa gunung-gunung kecil di sekitarnya dan daratan yang berupa cekungan di bagian tengah menyerupai kaldera raksasa.

Objek wisata tersebar di beberapa lokasi, terbagi dalam tiga zona, dengan jarak antar satu objek dengan objek lain sangat bervariasi. Oleh karena itu, untuk berkeliling di kawasan wisata Dieng idealnya menggunakan kendaraan bermotor.

Kawasan Wisata Dieng

Beberapa objek wisata favorit di wilayah zona 1 berada di area perbukitan, sehingga harus ditempuh dengan perjalanan kaki kurang lebih 200 meter dan kondisi medan yang menanjak. Oleh karena itu, untuk mendapatkan kepuasan selama liburan, idealnya wisatawan harus menginap, minimal satu malam.

Dengan menginap di kawasan wisata Dieng, wisatawan memiliki banyak waktu untuk mengunjungi setiap objek wisata. Mengeksplorasi keindahan Dieng memang harus dilakukan dengan santai dan tidak terburu-buru, sehingga kepuasan dapat diraih dengan optimal.

Kawasan Wisata Dieng

Dengan waktu yang terbatas, dan terburu-buru di setiap objek wisata, wisatawan hanya akan mendapatkan kesan pernah ke Dieng. Sementara keindahan dan pesona alam yang sangat eksotis tidak akan dirasakan karena kondisi fisik yang kelelahan.

Pembagian Zona Wisata Dieng


Kawasan wisata Dieng terbagi dalam tiga zona, yaitu zona 1, zona 2, dan zona 3. Dari ketiga zona tersebut, zona 1 dan 3 merupakan destinasi yang paling populer. Berikut pembagian zona wisata Dieng.

Zona 1

  • Gardu Pandang Tieng
  • Tuk Bimo Lukar
  • Kompleks candi-candi Dieng
  • Museum Kailasa
  • Bukit Pangonan
  • Kawah Sikidang
  • Dieng Plateau Theater
  • Batu Pandang Ratapan Angin
  • Bukit Sidengkeng
  • Kompleks Telaga Warna
    • Telaga Warna
    • Telaga Pengilon
    • Kompleks goa-goa alam

Zona 2

  • Telaga Merdada
  • Telaga Dringo
  • Kawah Sileri
  • Waterpark D’Qiano
  • Kawah Candradimuka
  • Sumur Jalatunda

Zona 3

  • Golden Sunrise Sikunir
  • Telaga Cebong dan area camp ground

Kawasan Wisata Dieng

Potensi Wisata Lain Di Dieng


Selain objek wisata tersebut, Dieng juga memiliki potensi wisata lain yang tak kalah menariknya, yakni Gunung Prau. Pendakian Gunung Prau memang saat ini sedang menjadi trending topik, bukan hanya dikalangan pendaki saja, tetapi juga wisatawan pada umumnya. Dengan ketinggian 2.565 mdpl, dengan waktu tempuh 1-3 jam pendakian, Gunung Prau menjadi destinasi yang sangat diburu, baik oleh pendaki profesional maupun pemula, terlebih lagi wisatawan yang belum pernah mendaki gunung.

Daya tarik lain yang dimiliki Dieng adalah wisata budaya. Dieng dikenal dengan orang-orang berambut gimbal, sehingga saat diadakan ritual pemotongan rambut gimbal, Dieng selalu dibanjiri pengunjung dari luar kota. Selain itu, keberadaan candi-candi Dieng bukan hanya menjadi peninggalan historis saja, tetapi juga sering menjadi destinasi wisata religi, terutama bagi umat Hindu.

Fasilitas Di Kawasan Wisata Dieng


Sebagai daerah wisata, tentunya Dieng dilengkapi berbagai fasilitas untuk memudahkan para tamu. Namun, karena masih tergolong destinasi wisata yang baru saja populer, ketersediaan fasilitas bagi wisatawan tentu tidak selengkap destinasi wisata lain.

Infrastruktur Jalan

Akses jalan menuju kawasan wisata Dieng sudah sangat memadai. Pengunjung bisa menuju Dieng melalui Wonosobo, Banjarnegara, atau Pekalongan. Dari sejumlah jalur tersebut, Wonosobo merupakan jalur paling dekat, bisa menghemat waktu satu hingga tiga jam dibanding jalur lain.

Kondisi infrastruktur di kawasan wisatanya juga sudah memadai. Hampir semua ruas jalan sudah diaspal. Hanya sedikit kondisi jalan yang agak rusak, yaitu akses menuju ke Sikunir. Jalan menuju ke Sikunir bisa dibilang rusak, sekitar 2 kilometer sebelum masuk Desa Sembungan (basecamp Sikunir).

Dari gerbang Desa Sembungan hingga ke area parkir Sikunir kondisi jalan sudah aspal dan dalam kondisi baik. Namun beberapa ratus meter sebelum tiba di area parkir kondisi jalan menyempit, sehingga harus bergantian dengan pengguna jalan dari arah yang berbeda. Informasi lebih lengkap bisa dilihat di Akses Jalan Menuju Desa Sembungan.

Terlepas dari kondisi infrastruktur jalan di kawasan Dieng, yang secara umum sudah bisa dikategorikan baik, pada saat high/peak season tetap tidak mampu menampung kendaraan yang masuk. Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika terjadi kemacetan.

Transportasi Umum

Transportasi umum ke Dieng bisa diakses melalui Wonosobo. Dari terminal Wonosobo, menggunakan kendaraan micro bus berkapasitas 17 seats. Selain itu, alternatif lain untuk menuju ke Dieng juga bisa menggunakan jasa ojek.

Sarana Telekomunikasi

Untuk sarana telekomunikasi hingga saat ini yang memiliki signal paling baik dan jangkauannya cukup luas adalah Telkomsel. Operator seluler lain yang masih bisa digunakan adalah Indosat. Namun untuk signal Indosat tidak sebaik Telkomsel. Sedangkan operator lain diluar Telkomsel dan Indosat hingga saat ini masih belum tersedia.

Penginapan

Seperti halnya destinasi wisata lain, Dieng juga sudah dilengkapi dengan penginapan, baik hotel maupun homestay. Hotel-hotel yang ada merupakan hotel kelas melati, dengan fasilitas yang justru sudah tertinggal. Banyak homestay di Dieng yang kondisinya lebih baik dari hotel-hotel tersebut.

Kebanyakan hotel dan homestay di Dieng kondisi area parkirnya sangat terbatas, sehingga saat high season banyak tamu yang harus memarkir kendaraannya di tepi jalan. Kondisi tersebut memang bisa dikatakan kondisi yang wajar, mengingat harga tanah di Dieng sangat tinggi, sehingga hampir semua pemiliki rumah, tanah dan pekarangannya sangat sempit.

Rumah Makan

Banyak rumah makan atau penyedia makanan lain yang bisa dipilih. Namun sayang, diantara sekian banyak rumah makan di Dieng belum ada yang mampu menampung tamu hingga ratusan orang dengan kondisi nyaman.

Disamping itu, kebanyakan rumah makan hanya dilengkapi fasilitas jamban yang terbatas, kurang bersih, dan terkesan apa adanya. Kebersihan dan penataan ruang di kebanyakan rumah makan juga terkesan tidak teratur.

Kondisi tersebut tentu menjadi kendala bagi biro-biro perjalanan yang membawa tamu spesial, terutama yang menuntut pelayanan istimewa. Salah satu opsi yang bisa dilakukan adalah memesan catering dan mengadakan perjamuan outdoor di objek wisata. Namun opsi tersebut juga mengalami kendala dalam pelaksanaannya, terutama ketika musim hujan.

Tempat Peribadatan

Untuk tempat ibadah, terutama bagi umat muslim, tersedia banyak masjid besar dan musholla, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir akan kesulitas mencari tempat ibadah. Kompleks percandian juga sering dijadikan sebagai tempat ibadah, terutama bagi umat Hindu dan orang-orang yang memiliki aliran kepercayaan tertentu. Tempat ibadah lain belum tersedia di kawasan wisata Dieng.

Toilet Di Objek Wisata

Di setiap objek wisata sudah tersedia toilet dan musholla. Namun sayang, kondisinya kurang bersih, terlebih lagi saat Dieng dibanjiri pengunjung. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, bisa ke toilet yang disediakan masjid-masjid besar, sebelum memasuki area objek wisata.

Camping Ground

Untuk camping ground, tersedia di area Wanawisata Petak Sembilan dan di sekitar Telaga Cebong (di basecamp Sikunir). Jika Anda seorang petualang, dan ingin mengadakan kegiatan camping di Dieng, Telaga Cebong merupakan pilihan yang tepat. Disamping banyak peserta camping yang lain, juga dekat dengan tempat parkir Sikunir. Di area parkir tersebut banyak warung-warung yang menjajakan makanan, tersedia toilet, dan musholla.

Selain di area tersebut, Gunung Prau juga menjadi tempat yang populer untuk camping. Wisatawan bisa mendirikan tenda camping di area bukit teletubbies sembari menantikan momentum sunrise yang menggemparkan.

Dieng Tetap Menjadi Destinasi Wisata Yang Eksklusif


Terlepas dari segala kekurangan, terutama fasilitas yang tersedia, Dataran Tinggi Dieng tetap menjadi kawasan wisata yang eksklusif. Perpaduan budaya nan adiluhung, situs peninggalan sejarah yang monumental, dan sajian pesona alam yang tiada duanya, merupakan daya tarik yang luar biasa bagi wisatawan. Tak mengherankan jika banyak wisatawan dari berbagai penjuru yang memberikan apresiasi sangat tinggi setelah berkunjung ke Dieng.

Wednesday, September 14, 2016

Galery Photo Sunrise Sikunir

Sunrise Sikunir diklaim oleh banyak orang sebagai sunrise terbaik di Indonesia. Pesona sunrise yang eksotis, dengan lautan awan di depan mata, dan berlatarbelakang gunung Sindoro yang tampak begitu megah, menjadi daya pikat yang luar biasa.

Ingin melihat bagaimana sensasi Golden Sunrise Sikunir yang menggemparkan? Galery photo berikut bisa memberikan sedikit gambaran dan ilustrasi di puncak Sikunir.

Sunrise Sikunir

Sunrise Sikunir

Sunrise Sikunir

Sunrise Sikunir

Sunrise Sikunir

Sunrise Sikunir

Ayo ajak keluarga dan teman-teman dekat Anda untuk berpetualang ke Sikunir. Dengan pemandangan sunrise yang spektakuler, didukung jalur pendakian yang sangat ringan, membuat Sikunir sangat terjangkau bagi banyak kalangan. Bahkan tidak sedikit ibu-ibu berusia 50 tahun lebih yang mampu mencapai puncak Sikunir.

Wisata alam dan adventure akhir-akhir ini memang banyak diburu oleh masyarakat. Pasalnya kegiatan wisata tersebut tidak membosankan. Kondisi cuaca yang selalu berubah membuat pengunjung akan disuguhi pemandangan dan suasana yang berbeda setiap kali datang.

Fun Trekking Bukit Sikunir, itulah tema utama perjalanan mengejar sunrise di Sikunir. Dengan jalur pendakian yang mudah dilalui, hanya berjarak 800 meter dari basecamp, wisatawan bisa mendaki ceria, banyak istirahat, dan menyaksikan fenomena alam layaknya di gunung-gunung dengan ketinggian di atas 3000 mdpl. Lihat ulasan kami di Jalur Pendakian Bukit Sikunir untuk melihat deskripsi singkatnya. Atau ulasan lengkap tentang Sikunir pada artikel lain, Sikunir Dieng

Jangan tunda lagi, segera agendakan liburan mendatang ke Bukit Sikunir Dieng. Hubungi kami, Calya Wisata di nomor 0852-0009-6334 untuk menemani perjalanan liburan Anda. Raih kepuasan dan kenyamanan selama dalam perjalanan bersama kami.

Tuesday, September 13, 2016

Jalur Pendakian Bukit Sikunir Dieng

Sedang mengagendakan liburan ke Sikunir? Apakah Sikunir bisa dijangkau oleh semua orang? Bagaimana dengan kondisi Anda untuk mendaki Bukit Sikunir?

Informasi jalur pendakian bukit Sikunir memang sangat penting, sehingga wisatawan bisa membuat perencanaan liburan yang lebih matang. Setidaknya akan mendapatkan gambaran apakah Sikunir sesuai dengan kondisi Anda saat ini.

Dewasa ini wisata alam memang sedang naik daun, termasuk Sunrise Sikunir menjadi begitu fenomenal dalam dunia pariwisata Indonesia. Namun begitu, kebanyakan objek wisata alam memberikan tantangan tersendiri, baik dari jalur yang harus dilalui maupun kegiatan-kegiatan lainnya.

Agar kegiatan liburan Anda bisa berjalan sesuai dengan rencana, memberikan kenyamanan dan kepuasan tinggi, akan lebih baik jika sebelum merencanakan kegiatan wisata alam kita mencari informasi terlebih dahulu tentang kondisi objek wisata yang akan dikunjungi.

Jalur Menuju Basecamp Sikunir


Sikunir berada di Desa Sembungan, desa tertinggi di Pulau Jawa, 2.200 mpl. Jika Anda datang dari arah Wonosobo, begitu tiba di pertigaan Dieng, ambil arah kiri (arah ke Telaga Warna). Lurus terus mengikuti jalan utama menuju ke Desa Sembungan. Lihat file tersemat di bawah ini untuk melihat gambar ilustrasi petunjuk arah ke Desa Sembungan.



Tiba di Desa Sembungan, wisatawan dikenakan tiket masuk kawasan Desa Wisata sebesar Rp. 10.000,-/orang. Masuk mengikuti jalan desa tersebut. Hati-hati, kondisi jalan cukup sempit, bahkan saat keluar dari area pemukiman, kondisi jalan akan lebih sempit lagi, hanya bisa dilalui satu mobil saja. Jalan terus hingga ke area parkir basecamp Sikunir yang berada di tepi Telaga Cebong. Ya, paling tidak itu bisa menjadi gambaran kondisi jalan hingga artikel ini dibuat.

Gerbang Desa Sembungan

Foto Gerbang Desa Sembungan


Meskipun begitu, wisatawan tak perlu khawatir, karena Pokdarwis setempat telah terlatih mengatur arus kendaraan menuju ke basecamp. Dengan demikian tidak ada kesulitan berarti bagi wisatawan yang akan menuju Sikunir.

Foto akses jalan ke basecamp Sikunir

Foto akses jalan ke basecamp Sikunir


Untuk jenis kendaraan yang bisa masuk paling besar adalah micro bus berkapasitas 17 seats. Sehingga wisatawan yang menggunakan medium bus berkapasitas 30 seats ke atas tidak bisa menjangkau area basecamp. Bus bisa diparkir di sekitar Gerbang Desa Sembungan, kurang lebih berjarak 800 meter menuju basecamp.

Jalur Pendakian Bukit Sikunir


Tiba di basecamp, kini saatnya Anda berjalan kaki menyusuri jalan setapak menuju ke puncak Bukit Sikunir. Memang, untuk menjangkau puncak hanya menempuh perjalanan sejauh 800 meter. Namun begitu, karena jalur yang dilalui cukup menanjak, sehingga menjadi perjalanan yang melelahkan, terutama bagi ibu-ibu.

Jalur Ke Sikunir

Anda tak perlu khawatir, jika tidak mampu menjangkau ke puncak, bisa berhenti di Pos 1 dekat musholla, dan menyaksikan sunrise dari Pos 1. Jarak dari basecamp hingga ke Pos 1 kurang lebih 450 meter.

Jalur Ke Sikunir

Jalur yang dilalui berupa jalan setapak, menanjak, dengan struktur tangga batu hingga ke Pos 1. Sedangkan dari Pos 1 sampai ke puncak, kondisi jalan masih berupa tanah, dan melewati jalur ekstrim yang sangat menanjak sekitar 15 meter.

Jalur Ke Sikunir
Jalur Ke Sikunir
Jalur Ke Sikunir
Jalur Ke Sikunir
Jalur Ke Sikunir

Bagi kalangan penggemar adventur, tentu jalur tersebut tergolong sangat ringan. Tetapi bagi ibu-ibu setengah baya tentu memberikan tantangan tersendiri.

Ya, kelelahan dan perjuangan Anda akan terbayar begitu tiba di puncak Sikunir. Pemandangan Sunrise yang diklaim oleh banyak wisatawan dari berbagai penjuru sebagai sunrise terbaik di Indonesia. Lihat Galery Foto Sunrise Sikunir.

Monday, September 12, 2016

Sikunir Tetap Menjadi Objek Wisata Yang Paling Diminati Di Dataran Tinggi Dieng

Sikunir yang saat ini menjadi ikon wisata Dieng tetap menjadi destinasi utama bagi banyak wisatawan. Tak jarang wisatawan hanya mengunjungi Sikunir tanpa berkeliling objek wisata Dieng lainnya.

Memang keindahan sunrise dari bukit Sikunir tak bisa dibantah lagi. Berlatar belakang Gunung Sindoro yang tampak begitu jelas, berpadu dengan pemandangan lembah yang sangat menawan. Sungguh menghadirkan satu pesona alam yang sangat eksotis. Lihat Galery Foto Sunrise Sikunir

Pembenahan terus dilakukan untuk mempermudah akses bagi wisatawan. Meskipun sarana dan prasarana masih terbilang minim, akan tetapi tidak mempengaruhi minat wisatawan untuk berkunjung.

Sikunir

Camping ground di Sikunir


Selain didukung dengan jalur pendakian yang relatif mudah dilalui, juga budaya khas masyarakat desa yang ramah dan bersahabat, tentunya menjadi daya tarik tersendiri. Dengan jalur trekking pendek, sekitar 800 meter dari basecamp hingga ke puncak, yang bisa dijangkau dengan santai dalam waktu kurang lebih 45 menit, Sikunir sudah mampu menghadirkan suasana layaknya gunung-gunung di ketinggian di atas 3000 mdpl.

Tentu saja kondisi tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana layaknya di puncak gunung. Tak perlu repot-repot harus mendaki selama berjam-jam, wisatawan sudah disuguhi pemandangan yang spektakuler.

Sikunir dapat dijangkau dengan biaya murah


Sikunir sangat terjangkau bagi semua kalangan. Tak harus berbiaya mahal, bagi wisatawan dari luar kota bisa mengadakan trip murah ke Sikunir. Camping merupakan solusi untuk menginap di desa tertinggi di Jawa Tengah dengan biaya terjangkau.

Ya, selain murah, camping juga memberikan sensasi tersendiri, terutama bagi wisatawan yang menyukai petualangan. Oleh karena itulah, ketika berkunjung ke Sikunir, jangan heran jika Anda akan menemukan banyak tenda-tenda dome di tepi telaga Cebong.

Itulah salah satu keunggulan Sikunir sebagai objek wisata gunung. Dilengkapi dengan fasilitas camp ground di sekeliling Telaga Cebong yang berada tepat di samping area parkir bascamp Sikunir.

Banyak kalangan eksekutif yang sengaja memilih camping di tepi Telaga Cebong lantaran ingin merasakan sensasi dinginnya udara pegunungan. Tak harus mendaki hingga puncak gunung di atas 3.000 mdpl, disini wisatawan sudah bisa merasakan atmosfer yang tidak jauh berbeda.

Jalur Pendakian Bukit Sikunir


Jalur pendakian ke puncak bukit tergolong sangat ringan, terutama bagi penggemar trekking. Bisa dibilang Sikunir tidak memberikan tantangan yang berarti bagi mereka. Oleh karena itulah, Sikunir menjadi objek wisata gunung yang ramai diburu oleh wisatawan dari berbagai penjuru. Untuk lebih jelasnya, lihat artikel kami Jalur Pendakian Bukit Sikunir Dieng.

My Blog List

Terlaris di Calya Wisata